Asyiknya Jadi Wartawan

Mengapa saya menjadi wartawan? Jika pertanyaan itu diajukan kepada saya, maka saya akan menjawab, menjadi wartawan memang cita-cita saya sejak remaja.

Menulis memang hobi sejak SMP dan SMA Xaverius I di Palembang. Menjadi wartawan memang cita-cita sejak di bangku kuliah di Universitas Padjadjaran Bandung. Dan menulis buku juga memang cita-cita sejak masih kuliah.

Masuk KOMPAS mulai dari calon koresponden di Bandung dan Tasikmalaya (1987) dan koresponden lepas di Tangerang (1988-1990).

Menjadi wartawan KOMPAS di bidang kepolisian dan perkotaan sampai tahun 1997. Selama bertugas di bidang ini, saya pernah meliput sidang Interpol di Dakar (Senegal), Roma (Italia), dan Aruba (Karibia), serta sidang ASEANAPOL di Brunei, Phuket (Thailand), dan Manila (Filipina). Saya juga pernah meliput Konferensi Sister Cities di San Diego (AS) dan sidang IULA di Den Haag (Belanda).

Saya menjadi Kepala Biro Kalimantan (1997-1999). Saat bertugas, pernah meliput tragedi kemanusiaan di Sambas, Kalimantan Barat.

Setelah itu saya menjadi editor di Harian Warta Kota (1999-2003), menjadi editor Kriminal, Kota, dan Hiburan. Tahun 2004-2006, saya menjadi Wakil Kepala Biro Kompas di Jawa Tengah. Kemudian saya bertugas sebagai editor di KOMPAS.com, sebagai News Editor, Editor Kanal Properti dan Kanal Tekno (2009-2011).

Sejak Agustus 2011 menjadi Editor on Duty, dan Wakil Editor Desk Multimedia KOMPAS.

Saya pernah menjadi peserta Asian Cities Journalist Conference di Kitakyushu, Fukuoka (Jepang) dan Nanjing (China), dan beberapa kali menulis di kolom "Letter from Asia" di suratkabar The Nishinippon Shimbun yang terbit di Fukuoka, Jepang.

Sejauh ini saya sudah menulis tiga buku, yaitu "Panggil Aku King" biografi pebulutangkis Indonesia Liem Swie King (diterbitkan Penerbit Buku Kompas Juni 2009), "Banjir Kanal Timur Karya Anak Bangsa" (diterbitkan Grasindo tahun 2010), dan "Rahasia Sukses Pengusaha Properti" (diterbitkan Bhuana Ilmu Populer - Kelompok Gramedia, Juli 2011).

Saat ini saya sedang menyelesaikan sejumlah buku. 

Mengapa saya membuat blog "Asyiknya Menjadi Wartawan"? Saya ingin membagikan pengalaman saya selama menjadi wartawan kepada khalayak. Mudah-mudahan bermanfaat.


Salam
Robert Adhi Kusumaputra

 

Komentar